MAU SUKSES, DAHSYAT.. BUKTIKAN

Selasa, 02 November 2010

BAGAIMANA TELUR SUPAYA AMAN DIKONSUMSI

Agar Telur Aman Dikonsumsi
Jumat, 8 Oktober 2010 | 13:32 WIB

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Aktivis Pusat Informasi Pasar Unggas Nasional membagikan telur kepada pengguna jalan yang melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (8/10/2010). Pembagian sekitar 12.000 butir telur ini merupakan peringatan Hari Telur Sedunia. Kampanye ini untuk memasyarakatkan gerakan makan satu butir telur setiap hari.
Kompas.com - Mahalnya harga berbagai sumber protein hewani membuat banyak orang harus memutar akal guna mendapatkan pangan lain yang memiliki kandungan nutrisi setara. Mengapa tidak mencoba telur? Telur adalah salah satu bahan makanan sumber protein yang mudah dicerna dan dapat diolah menjadi beragam variasi makanan.

Agar telur yang dikonsumsi aman dan terhindar dari kontaminasi bakteri, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Memilih dan menyimpan
- Saat ini di pasaran tersedia telur yang sudah di-pasteurisasi. Ini berarti telur tersebut dipanaskan dalam suhu tinggi secara cepat sehingga bakteri salmonela yang mungkin mengontaminasi sudah dihilangkan. Jika Anda khawatir dengan kontaminasi bakteri, Anda bisa memilih jenis telur ini.

- Pilihlah telur yang segar dan kulitnya utuh atau tidak retak.

- Bakteri salmonela, yang berasal dari kotoran ayam, berkembang biak dengan cepat pada suhu ruangan. Karena itu pastikan telur yang Anda beli disimpan dalam suhu yang tepat saat dibeli dan segera simpan dalam kulkas.

- Sebelum ditaruh di kulkas, cuci telur dalam air mengalir agar kotoran dan bakteri yang menempel tidak ikut mencemari makanan di kulkas.

- Dapertemen Pertanian Amerika menyebutkan, cara terbaik untuk menyimpan telur di kulkas adalah di karton atau bungkus telur. Simpanlah dalam bagian terdingin dari kulkas Anda, dan ini berarti bukan di bagian pintu. Suhu terbaik untuk penyimpanan adalah di bawah lima derajat celcius.

- Waktu penyimpanan terbaik untuk telur mentah maksimal adalah tiga sampai lima minggu.

Cara pengolahan
- Telur segar bisa saja mengandung bakteri Salmonella enteritidis. Bakteri ini berbahaya untuk anak-anak dan ibu hamil. Karena itu, pastikan telur yang dikonsumsi sudah dimasak dengan matang.

- Segera konsumsi telur selagi hangat. Telur yang sudah dibiarkan terlalu lama bisa kehilangan sebagian zat gizinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar